Mesjid Al-Aqsa Sungguh Penting Bagi Umat Islam

Anda tahu bahwa Islam, seperti yang diajari oleh Nabi Muhammad Salallahu \’Alaihi Wa Salam, yaitu kelanjutan dan penyelesaian agama seluruh nabi Allah. Islam menganggap Masjid Al-Aqsa sebagai salah satu daerah ibadah Allah yang paling permulaan dan paling penting. Sementara itu, apabila anda berkeinginan berlibur ke masjid ini, anda bisa menyewa jasa Tour Aqsa Surabaya terbaik.

Itu yaitu daerah ibadah yang sama yang dibangun oleh Nabi Sulaiman (as). Kemudian, Al-Quran juga telah Allah Subhanahu Wa Ta\’ala jadikan sebagai kitab yang memuliakan masjid ini.

Signifikansi historis dan keagamaan Mesjid Al-Aqsa lebih ditekankan oleh fakta bahwa umat Islam diperintahkan untuk beralih ke mesjid ini di Yerusalem untuk shalat, sebelum Kaabah di Mekah diucapkan sebagai kiblat (arah ke mana umat Islam berdoa). Ini adalah praktik yang dilaksanakan sampai 16 sampai 17 bulan sesudah emigrasi Muslim ke Madinah selama masa Nabi Muhammad Salallahu \’Alaihi Wa Salam.

Berikutnya, Nabi Muhammad Salallahu \’Alaihi Wa Salam bersabda:

Dengan sengaja mengerjakan perjalanan cuma ke tiga mesjid: masjid aku ini [di Madinah], Mesjid Suci [di Mekah], dan Mesjid Al-Aqsa [di Yerusalem]. (Al-Bukhari)

Nabi, juga, menekankan skor dan pentingnya doa yang dikerjakan di Mesjid Al-Aqsa, dengan kata-kata ini:

Sebuah doa di Mesjid Suci [di Mekah] bernilai 100.000 doa, doa di mesjid saya [di Madinah] bernilai 1000, dan doa di Yerusalem [Masjid Al-Aqsa] bernilai 500 doa lebih dari di mesjid lain mana pun. (Al-Bukhari)

Masa Saat Mesjid Al-Aqsa dan kota Yerusalem menjadi sungguh-sungguh istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.

Klaim Muslim ke Daerah-Tempat Suci Yudaisme dan Kristen

Ajaran yang terang dari Al-Qur\’an ialah salah satu integrasi di antara orang-orang Yahudi, Kristen, dan Muslim; dan karenanya kaum Muslim tidak dapat keberatan dengan saudara-saudara mereka yang tinggal di Tanah Suci. Melainkan sekarang orang-orang Palestina tinggal di tanah kelahiran mereka dan juga di negara-negara lain sebagai pengungsi.

Ini disebabkan oleh kebijakan Israel untuk mengusir orang-orang Palestina dari tanah kelahiran mereka, karena mencaplok Palestina sebagai milik eksklusif mereka. Seluruh Muslim berdoa untuk pembebasannya, serta kebebasan Palestina di bawah pendudukan Israel. Tentu saja ini tidak berarti bahwa orang Yahudi dan Kristen tidak memiliki hak atas daerah-daerah itu, meski sistem Israel dalam mengakui Yerusalem sebagai kota mereka itu benar-benar salah.